“Fokus utama kami buka sekadar merespons viralnya informasi, melainkan menjaga kesehatan mental, memulihkan trauma, dan melindungi masa depan anak,” imbuhnya.
Video Perundungan yang Viral
Video pertama yang muncul di publik berdurasi 1.30 menit, di mana terlihat seorang remaja perempuan yang dijambak dan ditampar oleh beberapa remaja perempuan lainnya.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @infocilacap24jam, terdengar narasi tindakan tersebut karena permasalahan asmara.
Baca Juga: Prabowo Perkuat SDM Indonesia, Bangun Sekolah Unggulan dan Gandeng Universitas Terbaik Dunia
“Kalau tau punya salah ya diam, nangis terus. Ya lebih sakit orang yang dirusak hubungannya sama difitnah,” ujar terduga pelaku kepada korban, dikutip pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Sementara korban hanya menangis dan menuruti pelaku, meski sempat terdengar mengaku sakit usai ditampar.
Kemudian di video lain, berdurasi 51 detik, tindakan dugaan perundungan terjadi di pinggir sebuah lapangan.
“Mohon tindakan tegas buat perangkat desa setempat dan sekolah terkait video yang beredar di Jalan Keramik Karangtalun, Cilacap,” tulis keterangan dalam unggahan akun @infocilacap24jam.
Video itu menunjukkan pelaku yang marah kepada korban karena merasa korban sudah membicarakannya di belakang.
***