SUDUTJAMBI.COM - Presiden RI Prabowo Subianto telah memberangkatkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) ini. Ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk bergerak cepat menangani dampak gempa yang terjadi.
“Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Sabtu.
Bersamaan dengan itu, Prabowo juga menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere. Mereka yang ditugaskan yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kepala Basarnas.
Baca Juga: Update Gempa NTT: 38 Orang Meninggal Dunia dan 13 Orang Luka-luka
Selanjutnya, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog.
“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ucap Teddy.
Dalam konferensi pers di Jakarta yang digelar hari ini, Kepala BNPB Suharyanto pun menyatakan Banpres yang dikirim Prabowo segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Baca Juga: Perahu Pemancing Karam di Sungai Batanghari Tebo, 1 Remaja Meninggal Dunia, 2 Masih Dicari Tim SAR
“Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” kata dia.
Selain sembako, pemerintah bakal memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar warga terdampak gempa. Bantuan yang disiapkan meliputi makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset, serta kebutuhan darurat lainnya.
Baca Juga: HBA Duduk di Barisan Depan, Bersalaman dengan Presiden Prabowo di Sidang Paripurna DPR RI
Pemerintah juga terus mengoptimalkan persediaan logistik yang tersedia di wilayah sekitar lokasi bencana. Suharyanto menjelaskan, Kementerian Sosial dalam satu hingga dua hari ke depan akan menggeser persediaan dari kabupaten-kabupaten tetangga yang terdampak lebih ringan atau tidak terdampak gempa.
Salah satu wilayah yang memiliki persediaan logistik adalah Flores Timur. Kementerian Sosial dan BNPB masih menyimpan sejumlah kebutuhan dasar di gudang logistik, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat terdampak.