Senin, 3 Agustus 2026

LBI Siap Turun Tangan jika Walkot Batal Proses Hukum Penebang Pohon di Cihapit: Kami akan Suarakan Bandung Darurat Pengawasan

Photo Author
Taamira SJ, SudutJambi.com
- Senin, 3 Agustus 2026 | 04:30 WIB
Ketua Umum Laskar Benteng Indonesia (LBI) Boyke Luthfiana Syahrir dukung penuh rencana  Walkot Bandung tempuh jalur hukum terkait penebangan pohon di Cihapit. (Dok. Istimewa)
Ketua Umum Laskar Benteng Indonesia (LBI) Boyke Luthfiana Syahrir dukung penuh rencana Walkot Bandung tempuh jalur hukum terkait penebangan pohon di Cihapit. (Dok. Istimewa)

 

SUDUTJAMBI.COM - Polemik penebangan 10 pohon di Perempatan Riau-Cihapit atau Jalan LLRE Martadinata menarik perhatian banyak pihak, salah satunya Ketua Umum Ormas Laskar Benteng Indonesia (LBI) Boyke Luthfiana Syahrir.

Boyke bahkan menyatakan dukungan kepada langkah hukum yang akan ditempuh oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Seperti diketahui, Farhan menegaskan bahwa akan membawa kasus penebangan 10 pohon di kawasan tersebut ke ranah hukum jika terbukti dilakukan tanpa izin.

Baca Juga: Presisi Merdeka Run Jambi 2026 Jadi Etalase Pariwisata, Polda Kenalkan Pesona Budaya hingga Kuliner Jambi

“Saya sangat mendukung apa yang menjadi keputusan Pak
Wali Kota Bandung untuk mempidanakan pemilik atau pengelola tempat usaha yang bernama Sixnine Coffee & Roastery atau Sixnine Padel itu,” ucap Boyke dalam keterangannya saat dihubungi lewat sambungan telepon pada Minggu, 2 Agustus 2025.

Sentil soal Pelanggaran hingga Beri Efek Jera dengan Hukum

Lebih lanjut, Boyke juga menyoroti kemungkinan pelanggaran yang dilakukan pihak terkait mengenai aturan tentang penebangan pohon.

“Itu jelas melanggar Perda Kota Bandung No. 9 Tahun 2019 serta Surat Edaran Pemprov Jabar mengenai moratorium penebangan pohon,” jelasnya.

Baca Juga: HBA Turun Langsung ke Dinsos Jambi, Serap Aspirasi dan Kawal Solusi Persoalan Sosial di Tingkat Nasional

Tak hanya soal pelanggaran aturan, Boyke juga menyebut bahwa langkah hukum yang diambil Wali Kota bisa menjadi pelajaran agar hal serupa tak terjadi lagi.

“Ini memang harus benar ditegakkan biar tidak ada orang yang berani melakukan kembali hal tersebut,” ungkapnya.

“Tapi kalau hanya gertakan saja dan memang hanya untuk konten bahwa ini akan ditegakkan tapi faktanya dibiarkan, saya pastikan besok lusa akan menjamur orang yang akan berani melakukan tindak tersebut,” tambahnya.

Siap Ambil Langkah jika Proses Hukum Tak Dilakukan

Di sisi lain, Boyke juga memastikan bahwa ormas LBI akan turun langsung jika proses hukum yang sudah digadang-gadang oleh Wali Kota urung dilaksanakan.

Halaman:

Editor: Taamira SJ

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

X