SUDUTJAMBI.COM – Penanganan masa tanggap darurat bencana akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus berlangsung.
Selain dari pemerintah, bantuan juga datang dari sesama warga untuk saling membantu satu sama lain.
Seperti yang dilakukan oleh salah satu pemilik toko di Reo, Kabupaten Manggarai, NTT yang memberikan barang-barang dagangannya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Hal tersebut terungkap dalam video yang diunggah oleh akun Threads @kang_iman.
Baca Juga: OJK Dorong Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan, 3.500 Pramuka Ikuti LIKE IT 2026
“Pemilik toko ini memaksakan diri membuka tokonya untuk bisa melayani kebutuhan masyarakat yang sangat darurat,” tulisnya dalam keterangan unggahan, dikutip pada Selasa, 18 Agustus 2026.
“Gempa di NTT 7,7 SR justru membuatnya bisa saling berbagi dan saling menguatkan,” lanjutnya.
Buka Toko untuk Warga yang Membutuhkan
Dalam video tersebut, pemilik toko mengaku meminta karyawannya untuk tetap membuka toko.
Namun, tidak untuk berjualan seperti biasanya, melainkan untuk melayani masyarakat terdampak gempa yang membutuhkan bantuan logistik.
“Mereka juga kena musibah, mereka tadi juga sempat keberatan untuk buka hari ini, saya bilang kalau saya tidak mau jualan hari ini. Hanya mau menyiapkan untuk orang-orang yang butuh barang-barang seperti (untuk) bayi, susu, dan pampers. Itu aja,” ucap pemilik toko dalam video tersebut.
Pascagempa terjadi, pemilik toko yang diketahui bernama Nurdin itu mengungkapkan bahwa kondisi tokonya masih cukup baik, sehingga barang-barang di dalamnya masih utuh.