Dalam tausiyahnya, Ustadz Khoiron mengingatkan bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi kematian. Jabatan, harta, dan kedudukan yang dimiliki selama hidup pada akhirnya akan ditinggalkan.
Namun, menurutnya, terdapat amal-amal yang tetap menemani seseorang setelah wafat, yaitu amal kebaikan yang pahalanya terus mengalir.
Ia menyampaikan sabda Rasulullah ﷺ yang menjelaskan bahwa apabila seorang anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.
Baca Juga: Basarnas Jambi Ingatkan Bahaya Pasir Timbul Batanghari: Arus Bawah Bisa Menyeret Korban Seketika
Menurut Ustadz Khoiron, pesan tersebut menjadi pengingat bagi setiap muslim agar tidak hanya mengejar keberhasilan dunia, tetapi juga memperbanyak investasi akhirat.
“Sedekah jariyah menjadi bukti kepedulian seseorang terhadap sesama, ilmu yang bermanfaat menjadi warisan yang terus hidup, sedangkan doa anak saleh menjadi bentuk kasih sayang yang tetap menghubungkan orang tua dengan anak meski telah berbeda alam,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meninggalnya seseorang bukan berarti berakhirnya seluruh kebaikan.
“Kepergian seseorang bukan berarti berakhirnya seluruh kebaikan. Selama masih ada amal yang terus mengalir, nama baik dan perjuangan seseorang akan tetap dikenang,” kata Ustadz Khoiron.
Ia juga mendoakan agar almarhum Heri Farmansyah mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Menurutnya, selama hidup almarhum telah menorehkan kebaikan, menjalin silaturahmi, dan memberikan manfaat bagi keluarga, sahabat, serta lingkungan sekitarnya.
Kegiatan tahlilan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar PWI Provinsi Jambi untuk mendoakan almarhum sekaligus mengambil pelajaran bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Bekal sesungguhnya adalah amal saleh yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.
“Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meninggalkan jejak kebaikan yang bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi amal yang terus mengalir hingga akhirat,” tutup Ustadz Khoiron Fauzi.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai wujud mempererat silaturahmi serta kebersamaan keluarga besar PWI Provinsi Jambi.
Selamat jalan Heri Farmansyah. Dedikasi dan pengabdianmu dalam dunia pers akan selalu dikenang. ***