berita

Basarnas Jambi Ingatkan Bahaya Pasir Timbul Batanghari: Arus Bawah Bisa Menyeret Korban Seketika

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB
Basarnas Jambi Ingatkan Bahaya Pasir Timbul Batanghari. (Doc. Basarnas Jambi)

SUDUTJAMBI.COM  – Fenomena pasir timbul di sepanjang aliran Sungai Batanghari menjadi daya tarik wisata musiman bagi masyarakat. Namun, di balik hamparan pasir yang tampak aman, tersimpan potensi bahaya yang tidak boleh diabaikan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai arus bawah sungai serta perubahan kedalaman yang dapat terjadi secara mendadak di sekitar kawasan pasir timbul.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya insiden kondisi membahayakan manusia (KMM) di kawasan perairan yang bahkan telah menimbulkan korban jiwa.

Basarnas menegaskan, kemunculan pasir timbul tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh kawasan di sekitarnya aman untuk bermain atau berenang. Karakter dasar Sungai Batanghari memiliki kedalaman yang tidak merata, termasuk adanya palung dan cekungan yang dapat terbentuk akibat perubahan kontur dasar sungai.

Baca Juga: Kronologi Aksi Begal di Tokma Cibitung Bekasi: Korban Dipepet 2 Pelaku Pemotor usai Ambil Rp30 Juta dari Bank

Selain itu, arus bawah sungai yang deras juga menjadi ancaman yang sulit terlihat dari permukaan. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang terseret secara tiba-tiba, termasuk mereka yang merasa memiliki kemampuan berenang.

“Jangan terkecoh dengan permukaan sungai yang terlihat dangkal. Perubahan kedalaman dapat terjadi secara tiba-tiba dan arus bawah dapat menyeret seseorang,” demikian imbauan Basarnas Jambi.

Basarnas meminta masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan, termasuk saat menuju kawasan pasir timbul menggunakan perahu atau ketek, untuk mengutamakan keselamatan dengan menggunakan jaket pelampung (life jacket).

Baca Juga: Kapal Pengangkut Narkoba di Bintan Kena Sergap, 65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Teh Cina Kini Diamankan BNN

Masyarakat juga diminta tidak berspekulasi dengan kemampuan berenang, terutama ketika berada di sungai terbuka dengan karakter arus dan kedalaman yang sulit diprediksi.

Anak-anak Jangan Lepas dari Pengawasan

Basarnas secara khusus mengingatkan orang tua agar melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anak yang berkunjung ke kawasan pasir timbul.

Anak-anak tidak boleh dibiarkan berenang atau bermain air tanpa pendampingan orang dewasa. Penggunaan pelampung juga sangat dianjurkan sebagai langkah perlindungan tambahan.

Baca Juga: Heri Farmansyah Berpulang, PWI Jambi Kehilangan Panutan, Dunia Pers Kehilangan Sahabat

Pengelola wisata lokal maupun kelompok masyarakat yang berada di sekitar lokasi pasir timbul juga diimbau menyiapkan peralatan pertolongan darurat.

Halaman:

Terkini