berita

Di Hadapan Ketua Kwarda NTT, Siswa Pramuka Ende Tangisi Minimnya Ongkos Berangkat ke Jambore Nasional

Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:28 WIB
Menyoroti viralnya keluh kesah para siswa pramuka asal Ende, NTT yang terancam gagal melaju ke Jambore Nasional di Jakarta. (Instagram.com/@undercover.id)

SUDUTJAMBI.COM  - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah siswa pramuka asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menangis karena terancam gagal mengikuti Jambore Nasional di Jakarta.

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Jumat, 7 Agustus 2026, para siswa pramuka tampak menangis sambil memeluk Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk.

Mereka mengaku cemas lantaran terancam tidak dapat mengikuti Jambore Nasional karena keterbatasan biaya.

"Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami," ucap salah seorang siswa pramuka.

Baca Juga: Beredar Video Kepanikan Pekerja di Atas Gedung Kawasan Menteng yang Terbakar, Ternyata Begini Kronologinya

"Hal itu terjadi akibat keterbatasan anggaran," sambung keterangan postingan tersebut.

Lantas, bagaimana sebenarnya ihwal dugaan keterbatasan anggaran yang membayangi keberangkatan para siswa pramuka di NTT tersebut menuju ke jambore nasional? Berikut ulasannya.

Keluh Kesah Ketua Kwarda NTT

Di hadapan para peserta, Sinun juga sempat menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Ende memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.

Baca Juga: Dijambak dan Ditampar, Polisi Ungkap Fakta 2 Video Bullying Remaja Putri di Cilacap yang Viral

Sinun selaku Ketua Kwarda NTT menjelaskan, kontingen Ende sempat dihinggapi ketidakpastian lantaran belum tersedianya alokasi pembiayaan untuk keberangkatan ke tingkat nasional.

Padahal, para penggalang Ende mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Debat Forum Penggalang tingkat provinsi.

"Pak Bupati Ende, saya Sinun Petrus Manuk, Ketua Kwartir Daerah, berurai air mata bersama anak-anak ini," ungkap Sinus dalam video yang beredar.

"Anak-anak Ende tidak bisa berangkat," sambungnya.

Halaman:

Terkini