Kamis, 30 Juli 2026

Lewat Forum “Ngopi Pendidikan Islam”, HBA Jembatani Aspirasi Perempuan Melayu Jambi dan Pesantren

Photo Author
Administrator, SudutJambi.com
- Jumat, 7 November 2025 | 13:19 WIB
HBA gelar Ngobrol Pendidikan Islam dengan HPMJ Jambi . (Doc. Sudutjambi.com)
HBA gelar Ngobrol Pendidikan Islam dengan HPMJ Jambi . (Doc. Sudutjambi.com)

SUDUTJAMBI.COM ,Kota Jambi – Komitmen Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA) terhadap kemajuan pendidikan Islam di Provinsi Jambi kembali terlihat nyata.

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jambi itu turun langsung menyerap aspirasi para pelaku pendidikan Islam akar rumput melalui forum “Ngopi – Ngobrol Pendidikan Islam”, Jumat (07/11/2025), di Hotel Wiltop Jambi.

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta, terdiri dari Himpunan Perempuan Melayu Jambi (HPMJ) Provinsi Jambi, organisasi mitra, serta Persatuan Pensiunan Ibu-Ibu TNI–Polri. Forum mengangkat tema “Peran Perempuan Melayu dalam Mewujudkan Pesantren Ramah Santri.”

Forum tersebut merupakan inisiatif HBA yang menggandeng Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Agama RI. Pelaksanaan dipercayakan kepada UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi melalui Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Acara dibuka oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kaspul Anwar, M.Pd, didampingi Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd.
Hadir pula Dra. Hj. Wardiah, MM dari HPMJ Jambi sebagai narasumber, sementara diskusi dipandu Tenaga Ahli Utama DPR RI, Ir. H. Syahrasaddin, M.Si.

 

Dialog Cair, Aspirasi Datang dari Akar Rumput

Forum berlangsung cair, hangat, dan partisipatif. Para peserta bebas menyampaikan persoalan pendidikan Islam, mulai dari penguatan pesantren, kualitas tenaga pendidik, hingga akses pelayanan pemerintah.

Sejumlah pertanyaan dijawab langsung oleh HBA, Kaspul Anwar, dan Fadlilah secara terbuka, lugas, dan berbasis solusi.

"Alhamdulillah, kegiatan Ngopi Pendidikan Islam ini sangat penting. Banyak masukan berharga dari pengurus HPMJ dan organisasi mitra. Semua aspirasi tidak akan berhenti di ruangan ini," ujar HBA.

 

HBA menegaskan, setiap aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.jika kewenangan daerah, akan dikomunikasikan dengan gubernur, wali kota, atau bupati.jika ranah pusat, akan dibawa ke rapat Komisi VIII DPR RI bersama kementerian terkait.

 

Pendidikan Islam Harus Bertransformasi

Menurut HBA, pendidikan Islam tidak boleh tertinggal dalam perubahan zaman.

"Pendidikan Islam harus adaptif, humanis, dan berdaya saing. Tapi nilai keislaman dan keindonesiaan tidak boleh hilang. Kolaborasi antara DPR, Kemenag, ormas, dan perguruan tinggi seperti UIN STS Jambi adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045,"tegasnya.

 

Apresiasi Peserta

Peserta dari HPMJ, Mawaddah Warahmah, mengaku kegiatan ini sangat membantu meningkatkan wawasan dan membuka ruang aspirasi.

"Kami sangat mengapresiasi Pak HBA dan UIN STS Jambi. Banyak aspirasi yang akhirnya bisa disampaikan langsung untuk dibawa ke kementerian pusat," ujarnya.

 

Sementara itu narasumber, Dra. Hj. Wardiah, MM, menekankan pentingnya pesantren yang tetap menjunjung nilai-nilai adab Melayu dan pemisahan yang sesuai syariat.

"Pesantren harus benar-benar menerapkan mana yang hak dan batil. Sopan santun Melayu juga harus kembali diajarkan oleh ustaz dan ustazah," ucapnya.

 

"Power Is for Service"

Forum "Ngopi Pendidikan Islam"bukan sekadar diskusi, tetapi ruang konsolidasi antara legislatif, akademisi, dan masyarakat. Di kesempatan ini, HBA kembali membuktikan prinsip yang selalu ia pegang: Power is for service-kekuasaan digunakan untuk melayani umat.

Dengan gaya memimpin yang rendah hati, dialogis, dan solutif, HBA terus memperkuat jembatan komunikasi antara masyarakat dan pembuat kebijakan, terutama dalam upaya memajukan pendidikan Islam yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing.(Hi)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X