SUDUTJAMBI.COM ,Muaro Jambi – Upaya perbaikan layanan haji terus digencarkan. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA), menghadiri kegiatan Jamarah (Jagong Masalah Haji dan Umrah) Angkatan ke-2 yang digelar di Gedung Kementerian Agama Kabupaten Muaro Jambi, Kompleks Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Kecamatan Sekernan, Selasa (5/8/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiatif Komisi VIII DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Agama RI, dan dihadiri para ASN Kemenag, perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta calon jemaah haji tahun 2026 se-Kabupaten Muaro Jambi. Secara resmi, acara dibuka oleh Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, H. Wahyudi Abdul Wahab, S.Ag., M.Fil.I, didampingi Kepala Kemenag Muaro Jambi, H. Buhri Y., S.Pd., M.E.I.
HBA menegaskan, Jamarah bukan sekadar forum diskusi, melainkan wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan regulasi terbaru, serta menguatkan fungsi pengawasan DPR RI terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
"Kegiatan ini sangat penting untuk menyerap aspirasi secara langsung, menyampaikan regulasi terbaru, dan memastikan kualitas pelayanan haji terus meningkat. Kita ingin pelayanan haji tahun 2026 jauh lebih baik," ujar HBA dalam sambutannya.
Lebih lanjut, HBA mengatakan bahwa Jamarah menjadi ruang konsolidasi antara wakil rakyat dan masyarakat dapil. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat agar layanan haji makin profesional, transparan, dan berpihak pada jemaah.
Apresiasi atas kehadiran HBA disampaikan langsung oleh Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi Jambi.
"Alhamdulillah, hari ini kita bersama Pak HBA, anggota Komisi VIII yang memang membidangi urusan haji. Kehadiran beliau sangat memperkuat koordinasi dan pengawasan dari pusat ke daerah. Harapan kami, haji 2026 bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,Ungkap Wahyudi.
Acara yang berlangsung dinamis ini dipandu oleh Ir. H. Syahrasaddin, M.Si, Tenaga Ahli DPR RI, yang memoderatori dialog interaktif antara peserta dan narasumber. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan seputar proses dan kebijakan haji, yang dijawab langsung oleh HBA dan Wahyudi secara terbuka dan lugas.
Salah satu peserta, Mulyadi, calon jemaah asal Muaro Jambi, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.
"Kegiatannya sangat bagus. Kami jadi paham apa saja yang perlu dipersiapkan dan bagaimana prosesnya. Harapannya, semoga pelaksanaan haji tahun depan makin baik,"ungkap Mulyadi .
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang berkualitas.
Melalui kegiatan Jamarah ini, DPR RI dan Kemenag tidak hanya menyosialisasikan kebijakan, tetapi juga membangun mekanisme umpan balik langsung dari akar rumput, memastikan aspirasi jemaah benar-benar menjadi dasar perbaikan. Menjelang musim haji 2026, harapan akan layanan haji yang lebih baik kini terus disuarakan dan ditindaklanjuti.(Hi)